Postingan

Cara Bercerita

Cara Bercerita dengan Penghayatan yang Menarik – Pernahkah anda disuruh oleh guru anda untuk bercerita mengenai suatu hal, misalnya bercerita tentang cerita lucu atau cerita pengalaman anda. Nah sebaiknya anda memahami aspek yang perlu diperhatikan ketika berbicara dengan baik. Aspek-aspek yang perlu diperhatikan agar mampu bercerita dengan penghayatan yang menarik adalah suara, lafal, intonasi, gesture, dan mimik. Kemudian ketika anda bercerita maka suara harus jelas terdengar oleh orang lain. Demikian juga masalah lafal. Semua bunyi, baik vokal maupun konsonan, harus jelas. Bunyi vokal, seperti /a/,/i/, /u/, /e/, /o/, harus dapat dibedakan dengan jelas. agenda krja hari ini berjln sesuai rencana.Puji Tuhan dpt bantuan....suskes download 2 video buat diputar d kls utk hari Senin&Slasa({})

Pantun Karya Siswa-siswi Kelas 7F SMP Katolik Santu Petrus

Gambar
Pantun nasihat Pantun nasehat merupakan rangkaian kata-kata yang mempunyai makna mengarahkan atau menegur seseorang untuk menjadi lebih baik. Pantun berikut merupakan pantun yang dibuat oleh peserta didik saya.  Jalan-jalan ke Makasar Jangan lupa membeli duku Banyak-banyaklah belajar Dengan cara membaca buku                    (Ivodius Jeremy/7F) Pagi-pagi pergi ke pasar Tak lupa membeli semangka Jika kamu rajin belajar Kelak sukses di hari tua                (Vincent/7F) Mari duduk di bawah pohon tua Sambilah makan buah nangka Mari berbakti   pada orang tua Jangan jadi anak durhaka                (Stevany/7F) Jalan-jalan ke kota Tua Melihat adik tersipu malu Dari pada bermain saja Lebih baik mencari ilmu        ...

Pantun Karya Siswa-siswi Kelas 7G SMP Katolik Santu Petrus

Gambar
Pantun nasihat Pantun nasehat merupakan rangkaian kata-kata yang mempunyai makna mengarahkan atau menegur seseorang untuk menjadi lebih baik. Jalan-jalan ke kota Makasar Melihat anak bermain gitar Rajin-rajinlah kamu belajar Kelak kan jadi anak yang pintar           (Veneranda A.M /7G) Hari Minggu pergi ke gereja Tiba di sana untuk berdoa Hargai usaha orang tua Jangan menjadi anak durhaka           (Felix Juliawan (7G) Jalan-jalan ke taman bunga Melihat burung beterbangan jangan jahili teman kita Karena teman bukan dolanan          (Stevanie Goei/7G) Anak manis pujaan hati  Sedang menanam bunga kamboja Jika kamu berbaik hati Pasti kan disayang orang tua            (Lisa F./7G) Jalan-jalan ke Kota Makasar Sambil melihat bunga dahlia Janganlah kamu malas belajar Kelak menyesal di hari tua         ...

Lorong-lorong Ilmu Pengetahuan

Aku memasuki lorong-lorong ilmu pengetahuan baru yg belum pernah kujamah sama sekali. Aku menemukan mutiara pengetahuan yang dahsyat, yg tak terbayangkan sebelumnya. Aku semakin ketagihan terhadap emas dan intan pengetahuan tersebut. Nafsu untuk mencari pengetahuan pun semakin menggebu-gebu. Di sinilah aku menemukan dan merasakan kenikmatan pengetahuan melebihi segala sesuatu yg ada....

Imajinasi Modal untuk Sikap Kritis dan Kreatif

Pada dasarnya, semua anak memiliki sifat ingin tahu dan berimajinasi. Sifat tersebut merupakan modal dasar bagi berkembangnya sikap kritis dan kreatif. Kegiatan pembelajaran merupakan salah satu lahan yang harus kita olah, sehingga kedua sifat tersebut dapat berkembang dengan subur.

Kalimat Aktif dan Kalimat Pasif

A.    KALIMAT AKTIF Kalimat aktif adalah kalimat yang subyeknya melakukan atau melaksanakan pekerjaan. Kalimat aktif disebut juga kalimat tindak atau kalimat subyek. Jadi dalam kalimat aktif unsur subyeknya menjadi pelaku perbuatan dan unsur predikatnya menyatakan perbuatan. B.    CIRI-CIRI KALIMAT AKTIF 1.    Subyeknya melakukan pekerjaan Contoh : a.         Ayah membaca  koran. S    (Ayah sebagai Subjek melakukan pekerjaan membaca) b.         Ibu memasak di dapur S (Ibu sebagai Subjek melakukan kegiatan masak) 2.    Predikatnya berupa kata kerja berawalan me- , ber-, dan memper -i  serta memper-kan beserta variasinya atau kata kerja  aus. (kata kerja yang tidak memerlukan Objek) Contoh : a.         Rina melukis pemandangan. P b.         Kakak bersepeda gunung. P c.   ...